Askar1929

Saturday, October 21, 2006

Duhai Cintaku..

Kala kedunian menyapamu
Engkau tepis dengan kezuhudan
Kala tahta dan wanita dihampar
Senyum menolak pun menyungging

Duhai cintaku...
Bahkan keluargamu pun menzalimimu
Banimu meng-asingkan mu
Pengikutmupun merana diseksa

Cintaku...
Aku ingin menjerit melolong
Ototku menegang
Wajahku memerah saga
Darahku mendidih menggelegak

Kala ‘seseorang’
Dengan baju ‘berlagak’ wakil Tuhan
Bernama Paus ‘Bulus’ Benekdiktus XVI
Mencelamu
Menghina Rishalahmu

Ingin kurobek mulut rusaknya itu
Kuludahin mukanya (Cuih....!)
kuinjak-injak mahkota Paus-nya
kusilet lidah sesumbarnya

Cintaku...
Aku malu akan diriku
Aku tiada daya
Aku dihinakan
Bahkan –tuk membelamu-
Membela –rishalahmu-
Menancapkan kalimat laailaha illallah
Akupun belum sanggup

Duhai cinta Dunia & Akhiratku...
Tertolakkah cintaku untukmu.. ?

Allahumma shalli ‘ala muhammad
Wa ‘ala aly muhammad

Kota Gudeg, 30 September 2006 (3.35 pm)
Kala ‘cintaku’ dihina
Tak layak sebenar aku mengeluarkan kata2 kasar
Tapi...
Demi cintaku tuk Sang Junjungan, semua kulakukan
Semoga Allah mengampuni tatahan hurufku

0 Comments:

Post a Comment

<< Home